• Faulkner Combs posted an update 1 month ago

    SariAgri – Dituduh memiliki ilmu hitam atau santet, seorang petani di Dusun Karpote Desa Kalinganyar, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, ditemukan tewas di lahan kebun miliknya sendiri. Korban bernama Bunabi (68 tahun) diketahui tewas akibat menderita sejumlah luka di bagian tubuhnya.

    Korban diduga dibunuh oleh empat orang, yakni  Ahwan (45 tahun) dan Kailani (58 tahun) keduanya warga Desa Torjek, Kangean. Dua pelaku lainya, Mansur (31 tahun), warga Desa Ankatan, Kecamatan Arjasa. Dan yang terakhir adalah Siti Marwiyah (51 tahun), warga Desa Kolo-kolo, Kecamatan Arjasa.

    “Siti Marwiyah memang tidak membunuh korban secara langsung.
    Berita Pertanian Terbaru Namun Siti adalah otak di balik pembunuhan tersebut. Siti lah yang menyuruh tiga pelaku lain membunuh korban. Motifnya karena korban diduga punya ilmu santet," ujar Kabag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti kepada Sariagri, Jumat (21/5).

    Widiarti mengatakan Siti diketahui merasa dendam dan sakit hati kepada korban usai suaminya meninggal dunia. Siti menuduh korban membunuh suaminya dengan menyantetnya.

    "Dia sakit hati dan dendam karena suaminya meninggal dunia dan menduga disantet korban," jelas Widiarti.

    Karena hal itu, Marwiyah kemudian menyuruh 3 tersangka untuk membunuh korban. Adapun imbalan yang dijanjikan yakni uang sebanyak Rp 15 juta dibagi untuk seluruh tersangka.

    "Siti ini menyuruh 3 tersangka lainnya untuk membunuh korban dengan dijanjikan diberi imbalan Rp 15 juta," jelas Widiarti.

    Korban sendiri dibunuh pada Minggu (16/5). Para tersangka menganiaya dan memukul korban dengan potongan bambu dan kayu. Korban ditemukan dengan kondisi penuh luka akibat pukulan benda tumpul di badan dan kepala. Korban diketahui pertama kali oleh istrinya dan langsung melaporkannya ke polisi.

    Marwiyah saat ini juga sudah berhasil ditangkap. Sedangkan Kailani yang sempat kabur juga telah berhasil diamankan.

    “Semuanya sudah diamankan, total tersangka yang telah diamankan ada 4 orang. 3 pelaku sebagai dan 1 orang sebagai otaknya," tandas Widiarti.

    Menurut Widiarti, penangkapan itu merupakan hasil dari pemeriksaan sejumlah saksi dan olah TKP. Setelah diamankan, seluruh pelaku kemudian mengakui aksi pembunuhan itu.

    "Setelah diperiksa mereka akhirnya mengakui perbuatannya," ujar Widiarti.

    Selain mengamankan seluruh pelaku, lanjut Widiarti, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk menganiaya korban hingga tewas.

    "Ada dua barang bukti potongan kayu dan bambu yang digunakan para pelaku memukul korban yang dibuang di sekitar TKP," tandas Widiarti.

    Video Terkait: